Pada Sabtu 30 Maret 2024, Program Studi Farmasi ITERA menyelenggarakan Studium Generale bertajuk “Pengalaman Kerja di Industri Farmasi: Dari Bahan Baku Hingga Produk Jadi”. Kegiatan ini diikuti sebanyak 358 peserta dari ITERA dan diikuti oleh peserta dari 13 instansi luar ITERA dan diselenggarakan secara online melalui Zoom Clouds Meeting. Acara ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib farmasi yang diselenggarakan rutin pada setiap semesternya.
Seminar ini diawali dengan sambutan dari Dr. Sri Efrinita Irwan, M.Si selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Sains. Dr. Sri Efrinita Irwan, M.Si sangat mengapresiasi kegiatan Studium Generale farmasi kali ini karena tingginya peminat webinar yang mencapai 358 partisipan dan tema yang diangkat sangat bermanfaat secara luas sebagai pengenalan produksi obat di Indusri Farmasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber seminar yang dipandu langsung oleh Dosen Program Studi Farmasi, apt. Annisa Maulidia Rahayyu, M.S.Farm. selaku moderator. Materi disampaikan oleh apt. Zaqy Saputra, S.Farm, selaku QC Manager PT. BrightGene Biomedical Indonesia. Beliau menyampaikan pengalaman di industri farmasi yang telah digeluti sejak tahun 2016 hingga kini.
apt. Zaqy Saputra, S.Farm menyampaikan bahwa penerapan ilmu kefarmasian sangat penting untuk diaplikasikan di dunia industri. Misalnya, jenis kemasan obat harus dapat menyesuaikan karakteristik kestabilan dari masing-masing obat. Selain itu, dipaparkan pula bahwa dalam menjalankan perannya di Industri Farmasi, seorang farmasis harus dapat berkolaborasi dengan bidang lainnya dengan baik. Misalnya dalam proses packaging obat, farmasis harus dapat berkolaborasi dengan bidang desain dan komunikasi visual dan marketing. Hal ini karena selain mempertimbangkan aspek kefarmasian, kemasan juga harus disesuaikan dengan target pengguna, sehingga pemiihan warna juga perlu dipertimbangkan.
Di akhir, apt. Zaqy Saputra, S.Farm berpesan untuk terus mengenali diri sendiri, mengenali potensi diri, serta menghidupkan kehidupan kita dengan belajar, berusaha, dan bekerja keras. Sebagai penutup, moderator apt. Annisa Maulidia Rahayyu, M.S.Farm menambahkan harapannya bahwa melalui Studium Generale ini, mahasiswa farmasi ITERA dapat mengembangkan Industri Farmasi lebih baik lagi melalui aplikasi ilmu dan kompetensi yang dimiliki. Program Studi Farmasi ITERA juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta yang tidak hanya berasal dari ITERA namun juga universitas lainnya diantaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro, Universitas Gunadharma, Universitas Pakuan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sekolah Vokasi IPB, Universitas Mercu Buana, Universitas Harapan Bangsa, Universitas Kadiri, Universitas Muhammadiyah Jakarta, STFI Bandung, Puskesmas Cibodasari, dan Sanbe Farma.