Tulang Bawang Barat, 4 September 2025 – Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemberdayaan Sekolah Berwawasan Lingkungan melalui Edukasi Kosmetika Alami dan Penanaman Tanaman Obat di SMA Negeri 1 Pagar Dewa.”
Kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Pagar Dewa, Tulang Bawang Barat ini diikuti oleh 45 siswa kelas X dan XI. Kehadiran tim disambut langsung oleh Kepala Sekolah, I Putu Eka Amerta, S.E., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar edukasi mengenai kosmetika alami dan praktik penanaman tanaman obat dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi siswa maupun guru, dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Tim PkM, apt. Isna Mulyani, S.Farm., M.Si., menegaskan pentingnya peran farmasis dalam memberikan edukasi kosmetik di tengah maraknya tren kecantikan di media sosial. Menurutnya, generasi muda perlu dibekali pengetahuan agar bijak memilih produk kecantikan yang aman sesuai usia dan kebutuhan kulit.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa mengenai kosmetik dan tanaman obat, dipandu oleh apt. Reny Haryani, M.Si. Selanjutnya, apt. Naura Nuranahari, M.S.Farm., menyampaikan materi interaktif melalui flipbook digital yang mengulas kandungan berbahaya dalam kosmetik, tips merawat kulit, serta panduan memilih produk aman.
Antusiasme siswa semakin meningkat saat sesi demonstrasi pembuatan produk kosmetika alami berupa facial washdari bunga telang dan lidah buaya, serta masker kopi. Sesi ini dipandu oleh apt. Muh. Fajar Fauzi, M.Farm., dan apt. Gayatri Simanullang, M.Si., bersama tim mahasiswa Farmasi ITERA. Para siswa berkesempatan mencoba langsung proses pembuatan produk dari awal hingga akhir. Setelahnya, dilakukan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa.
Sebagai penutup, siswa-siswi diajak menanam 20 jenis tanaman obat tradisional yang bermanfaat untuk kesehatan kulit, seperti lidah buaya, pegagan, dan bunga telang. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga menanamkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan serta memanfaatkan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.

Melalui program ini, siswa memperoleh pengalaman menyeluruh mulai dari edukasi, praktik pembuatan produk kecantikan alami, evaluasi pembelajaran, hingga aksi nyata penghijauan sekolah. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran remaja untuk lebih kritis dalam memilih kosmetik serta menjadikan tanaman obat sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.