Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi farmasi Institut Teknologi Sumatera mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan dosen-dosen PS Farmasi ITERA, dan masyarakat yang diadakan di Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada tanggal 3 Desember 2016 dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penanaman Tanaman Obat Herbal Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Di Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan”. Dari kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat Terbentuknya sebuah pusat tanaman obat herbal di Desa Marga Kaya dengan berbagai macam jenis tanaman tanaman obat yang tersusun dengan asri dan rapi dilengkapi juga dengan klasifikasi tanaman dan labelisasi dan Membentuk komunitas yang terdiri dari penduduk desa, pelajar, mahasiswa, atau umum yang sudah mendapat rekomendasi RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan untuk mengembangkan tanaman obat herbal di Desa Marga Kaya serta Dihasilkannya program tindak lanjut, yaitu kerjasama Program Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera, sehingga tercipta desa binaan.

Pelaksanaan Kegiatan di awali dengan melakukan koordinasi dengan pihak desa dalam hal ini Kepala Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan dan Ibu ketua PKK desa Marga Kaya. Berdasarkan hasil koordinasi, Pihak desa mendukung kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh Tim Pengabdi dalam rangka memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di wilayahnya dan diharapkan mampu mendukung keberadaan Desa Marga Kaya.

Saat pelaksanaan, kegiatan pengabdian dihadiri oleh Ibu PKK Desa Marga Kaya sebanyak 30 Orang peserta yang diundang berdasarkan arahan Ibu Kepala Desa. Para peserta sangat antusias dan sangat senang dengan adanya  program pengabdian dari tim PPM FA ITERA berupa Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penanaman Tanaman Obat Herbal Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Di Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan.

  

Materi pelatihan berupa: (a)  pengetahuan tentang aneka jenis tanaman obat-obatan dan khasiatnya, (b) cara pemanfaatan obat herbal sebagai bahan obat (c) pengetahuan tentang tata cara penanaman tanaman obat yang baik. Semua materi tersebut dapat disampaikan  oleh tim pengabdi dengan waktu terbatas. Pada sesi tanya jawab ada beberapa pertanyaan yang diajukan peserta, antara lain: Cara pengobatan pasien asma dengan menggunakan obat herbal, bagaimana cara pengolahan jahe menjadi obat batuk, bagaimana cara merawat tumbuhan sirih merah agar dapat tumbuh subur, bagian manakah dari tumbuhan herbal yang dapat berkhasiat sebagai bahan obat. Dalam kegiatan PM diberikan bahan materi penyuluhan serta tanaman obat (8 jenis tanaman) untuk dibudidayakan di lokasi pengabdian.

 

Keberhasilan target jumlah peserta pelatihan dapat dikatakan sangat baik. Dari 30 orang  peserta yang diundang berdasarkan arahan Ibu Kepala desa margakaya kesemuanya (100%) dapat menghadiri kegiatan pelatihan.

Ketercapaian tujuan pelatihan dapat dikatakan baik (80%). Ada peningkatan pengetahuan dari peserta tentang khasiat aneka jenis tanaman obat dan tata cara penanamannya yang baik, hal ini dibuktikan dengan pemberian beberapa pertanyaan terkait materi PM yang sudah dijelaskan sebelumnya oleh tim PM kepada para peserta secara acak, dan dari 25 peserta yang diberikan pertanyaan, sebanyak 23 peserta dapat menjawab pertanyaan yang di tanyakan dengan tepat.

Ketercapaian target materi yang telah direncanakan dapat dikatakan sangat baik (100%). Semua materi pelatihan dapat disampaikan oleh tim pengabdi walaupun dengan waktu yang  terbatas. Materi yang telah disampaikan adalah aneka jenis tanaman obat-obatan dan khasiatnya, cara pemanfaatan obat herbal sebagai bahan obat serta tata cara penanaman tanaman obat yang baik.

Kemampuan peserta dalam penguasaan materi dapat dikatakan baik (80%).  Penyampaian materi dengan metode ceramah dan demonstrasi mendukung  kemampuan  peserta dalam  menguasai  materi yang disampaikan oleh tim pengabdi

Secara keseluruhan kegiatan Pengabdian masyarakat “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penanaman Tanaman Obat Herbal Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Di Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan” dapat dikatakan berjalan dengan baik dan  berhasil sesuai dengan tujuan program ini, yang dapat  diukur dari keempat komponen yang telah di sebutkan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *